Nuansa Berbeda pada Majelis Ar Ridwan di Masjid Al Hasani, Gondanglegi

0
2474

Suasana Majelis Ar Ridwan di depan Masjid Al Hasani, Gondanglegi. Photo by : Umam Multimedia Ar Ridwan

Kab. Malang – Senin (15/2) Pengajian rutin Majelis Ta’lim wal Maulid Ar Ridwan yang diselenggarakan di Masjid Al Hasani, Jl. Raya Wates, Gondanglegi ini nampak berbeda pasalnya pengajian ini dibarengi dengan surprise perayaan milad bagi ustad Jamal. Serupa dengan majelis-majelis sebelumnya. Acara diawali dengan pembacaan Rotibul Haddad dan penbacaan Maulid Adh Diya’ul Lami’ dan seperti biasa juga dihadiri oleh ribuan jamaah setia Majelis Ta’lim wal Maulid Ar Ridwan.

Kejutan yang dIberikan oleh panitia acara untuk milad habib Jamal yang ke 39 tahun ini terasa mengesankan. Meskipun  milad sebenarnya milad Habib Jamal adalah pada hari Minggu kemarin (14/2). Panitia sudah benar benar mempersiapkan dan merencanakan untuk merayakan acara tersebut pada saat rutinan majelis Ar Ridwan berlangsung.

Berawal pada saat Habib Jamal akan menyampaikan mauidzoh hasanah. tiba-tiba lampu panggung padam dan kembang api bertaburan di langit Wates.  Terdengar lantunan puisi yang merupakan ungkapan selamat atas milad Habib Jamal yang ke 39 tahun. Sontak hal ini membuat Habib Jamal terkejut. Nampak senyum di raut wajah beliau. dan melanjutkan mauidzhoh hasanah tentang Biografi Sayyidatuna Fatimatus Zahra.

IMG-20160216-WA0022
Suasana Majelis saat panitia akan memberikan Surprise. Photo by : Umam Multimedia Ar Ridwan

IMG-20160216-WA0024

kembang api Surprise Milad Habibana. Photo by : Umam Multimedia Ar Ridwan

“Terima kasih dan Alhamdulillah, saya tahu semua ini adalah niat baik para panitia, semoga semua dilakukan dan diperbuat tidak sia-sia di mata Allah. Ada di antara mereka berkhusnudzon agar saya di berikan umur panjang dengan ketaatan. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang paling mulia” ungkap beliau setelah menyampaikan mauidzoh hasanan.

Beliau juga berpesan agar kita semakin menghargai umur kita yang diberukan oleh Allah SWT. Karena semakin banyaknya umur kita semakin dekat pula kita dengan alam kubur. Bersedihlah ketika hari bertambah akan tetapi amalan kita tidak bertambah.(red/ar)