TA’LIM AR RIDWAN

0
1335

صوم

BAB HUKUM-HUKUM PUASA :

  1. WAJIB : meliputi 6 keadaan yaitu Puasa Ramadhan, puasa qadha, puasa kafarah, puasa dalam mengerjakan haji/umrah sebagai ganti menyembelih dalam fidayah, puasa karena perintah pemerintah ketika akan melakukan istisqa’, puasa nadzar. selain itu ndak wajib.
  2. SUNNAH : dibagi 3

@puasa sunnah yang diulang setiap tahun seperti puasa ‘arafah, tasu’a, ‘asyura’, 6 hari dibulan syawal, puasa di Asyhurul hurum dll

@puasa sunnah yang diulang setiap bulan seperti puasa Ayyamul Bidh(tanggal 13,14,15 disetiap bulan) dan ayyamus Suud(tangggal 28,29,30)

@puasa sunnah yg diulang setiap minggu seperti puasa senin kamis.

Puasa sunnah yang paling afdhol adalah puasa nabi Daud yakni sehari puasa sehari berbuka(tidak puasa)

  1. Makruh : jika puasa hanya dihari Jumat atau di hari sabtu saja atau di hari ahad saja. bisa hilang kemakruhannya bila menggabung 2 hari tersebut atau semuanya seperti puasa jumat dengan sabtunya, atau sabtu dan minggunya, atau jumat dengan sabtu dengan minggunya secara bersambung.

makruh juga bila puasa terus menerus sampai setahun , 2 tahun, 5 tahun bagi orang yang dikhawatirkan terjadi bahaya pada dirinya atau tertinggalnya hak-hak kesunnahan yang lainnya.

  1. HARAM : dibagi 2

@HARAM dengan SAHnya Puasa seperti puasanya istri tanpa izin suaminya.

@HARAM dengan TIDAK SAH puasanya meliputi 5 keadaaan :

– puasa di hari raya idul fitri ( 1 syawal )

– puasa di hari raya idul adha ( 10 dzulhijjjah)

– puasa hari tasyriq ( 11,12,13 dzulhijjah)

– puasa separuh akhir bulan sya’ban (16,17,18 dst sampe akhir Sya’ban) kecuali untuk puasa wajib(qadha/kafarah/nadzar), sudah terbiasa(senin kamis/daud) dan menyambung dari separuh seblumnya tanpa terputus(15-16-17 nyambung terus sampai akhir)

– puasa hari syak(ragu-ragu) ditanggal 30 sya’ban dimana orang2 banyak memperbincangkan tentang melihat hilal yg belum pasti atau ada yang menyaksikan hilal tapi dia tidak diterima penyaksiannya seperti yg menyaksikan anak kecil.

selain ini tidak ada puasa yang diharamkan.